Karimun – Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperoleh anggaran sebesar Rp21,5 miliar untuk pembangunan pada tahun ini.
“Sekitar Rp21,5 miliar. Anggaran ini dialokasikan untuk berbagai program pembangunan, seperti jalan dan infrastruktur lain,” kata Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dalam safari Ramadhan di Dusun Parit II, Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam, Selasa (4/4/2023) malam.
Anwar Hasyim tidak merinci lebih lanjut soal alokasi anggaran sebesar itu, namun dia menyebutkan porsi anggaran tersebut merupakan salah satu upaya untuk percepatan dan pemerataan pembangunan.
Pengalokasian anggaran yang sedemikian besar itu, menurut dia, merupakan upaya untuk perimbangan pembangunan di setiap kecamatan, termasuk Kecamatan Selat Gelam yang baru dimekarkan sebagai kecamatan, terpisah dari Kecamatan Karimun.
“Itulah tujuan kita membentuk Kecamatan Selat Gelam, untuk percepatan pembangunan. Karena sebelum jadi kecamatan, penganggarannya masih masuk Kecamatan Karimun, ini ‘kan sudah jadi kecamatan sendiri,” tuturnya.
Kecamatan Selat Gelam terdiri atas tiga desa, yakni Desa Parit, Desa Tulang (Pulau Tulang) dan Desa Selat Mendaun.
Wakil Bupati meminta masyarakat Selat Gelam mensyukuri peningkatan porsi anggaran dengan senantiasa mempererat tali silaturahmi, menjaga keharmonisan sebagai modal dasar dalam pembangunan.
“Kini, masyarakat di sini (Pulau Parit-red) sudah maju selangkah lagi. Saya sebagai anak Pulau Parit mengajak masyarakat menjaga hubungan silaturahmi agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis dan pembangunan tetap dapat berjalan dengan baik,” kata Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim. (jurnalterkini.id)










