oleh

Tagihan Air Ratusan Pelanggan Melonjak, Ini Penjelasan PT Moya dan BP Batam

Barakata.id, Batam – Ratusan pelanggan air bersih di Kota Batam kaget karena tagihan air mereka melonjak drastis hingga 100% lebih. Tagihan tersebut berdasarkan pemakaian air bersih pada bulan November 2020.

Catatan PT Moya Indonesia selaku operator Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, ada 303 pelanggan yang mengalami lonjakan pembayaran tagihan air.

Dilansir dari barakata.id, Kamis (7/1/21), ada pelanggan yang tagihan bulan Oktober sebesar Rp397.544, bulan November Rp377.500 kemudian pada Desember menjadi Rp757.800.

Bahkan, ada pelanggan yang tagihannya pada bulan Oktober Rp72.855, lalu pada November Rp69.600, tapi pada Desember tagihannya melonjak tinggi hingga Rp1.512.050.

Baca Juga  Batu Pertama Sebagai Tanda Dimulainya Pembangunan Gudang PMI

Kenaikan tagihan air itu membuat para pelanggan protes. Mereka mengeluhkan masalah yang dihadapi bukan hanya ke BP Batam tapi juga melalui media sosial.

Ini Penjelasan PT Moya dan BP Batam

Merespon persoalan itu, Direktur Moya Batam, Sutedi Raharjo mengatakan, dari data yang ada, lonjakan tagihan air bersih sejumlah pelanggan di Batam itu benar-benar berdasarkan pembacaan aktual di lapangan.

Ia memastikan tidak benar jika ada tudingan bahwa PT Moya Batam sebagai operator air bersih atau Badan Pengusahaan Batam sengaja atau menaikkan tarif air diam-diam.

Baca Juga  Wahyu Wahyudin Raih Penghargaan Politisi Peduli Lingkungan

“Moya Batam melakukan pembacaan meter berbasis foto meter, lalu dicatat pada stan meter air,” kata Sutedi, dalam konfrensi pers di Marketing Centre BP Batam, Batam Centre, Kamis (7/1/21) seperti dikutip dari barakata.id (grup siberindo.co).

Sutedi Raharjo mengatakan, dari 303 pelanggan yang tagihannya melonjak itu, memang dari pembacaan meter pemakaiannya dua kali lipat dari bulan-bulan sebelumnya. Dari jumlah tersebut sebanyak 21 pelanggan mengalami kebocoran instalasi.

“Beberapa di antaranya ada yang sambungan baru pada masa transisi sehingga belum masuk billing. Tapi kami pastikan dari 303 pelanggan ini pencatatannya sesuai dengan angka meter,” tegas dia.

Baca Juga  Isdianto-Suryani Programkan Satu Kecamatan Satu Rumah Tahfidz

PT Moya kemudian menawarkan solusi yaitu pelanggan bisa membayar dengan cara menyicil tiga kali.

Meski demikian, Sutedi mengatakan, usulan PT Moya dikembalikan kepada BP Batam sebagai pihak yang punya wewenang penuh.

“Ini kan pendapatan BP Batam. Maka berapapun jumlahnya akan kami catat di pencatatan rekening. Kalau tagihannya melonjak mungkin bisa diberi cicilan jadi tak memberatkan pelanggan,” kata dia.

Berita selengkapnya silakan baca: “Tagihan Air 303 Pelanggan Melonjak, Begini Solusi dari BP Batam

Komentar

News Feed