TANJUNGPINANG – BPS mencatat jumlah kunjungan wisman ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama bulan Oktober 2020 naik 7,90 persen dibanding bulan September 2020, yaitu dari 1.999 kunjungan menjadi 2.157 kunjungan.
“Namun, jika dibandingkan Oktober 2019 jumlah kunjungan wisman ke Kepri turun sebesar 99,05 persen sebagai akibat merebaknya wabah COVID-19. Sehingga, dampaknya tentu sangat besar terhadap industri pariwisata daerah setempat,” kata Kepala BPS Kepri Agus Sudibyo melalui siaran pers tertulis, Jumat (4/12/2020).
Agus menyebutkan kenaikan jumlah kunjungan wisman selama bulan Oktober 2020 sebagai naiknya jumlah
kunjungan wisman yang berasal dari dua pintu masuk utama yang ada di wilaya Kepri, yaitu Kabupaten Karimun naik 160,00 persen dan Kota Tanjungpinang naik sebesar 21,19 persen.
Sedangkan, pintu masuk Kabupaten Bintan terdapat kunjungan wisman sebesar 129 kunjungan dan Kota Batam mengalami penurunan kunjungan wisman sebesar 0,60 persen.
Secara kumulatif Januari-Oktober 2020, lanjut dia, jumlah kunjungan wisman ke Kepri mencapai 411.562 kunjungan atau turun 82,46 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Jumlah kunjungan wisman terbanyak pada bulan Januari hingga Oktober 2020 menurut pintu masuk, yaitu Kota Batam sebanyak 307.222 kunjungan (74,65 persen), diikuti oleh Kabupaten Bintan sebesar 64.062 kunjungan (15,57 persen), Kabupaten Karimun sebesar 21.549 kunjungan (5,24 persen), dan Kota Tanjungpinang sebanyak 18.729 kunjungan (4,55 persen).
BPS turut mendata tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kepri pada bulan Oktober 2020 ratarata 21,59 persen atau naik 4,68 poin dibanding TPK September 2020 yang tercatat sebesar 16,91 persen.
Kemudian, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Kepri pada bulan Oktober 2020 tercatat sebesar 1,49 hari atau turun
0,26 poin dibanding dengan bulan September 2020.
(Mn)











Komentar