oleh

Pemerintah Harus Imbau Seluruh Rumah Ibadah Tutup Pintu untuk Semua Paslon Pilkada

TANJUNGPINANG – Seluruh stakeholder yang berkenaan dengan rumah ibadah atau pemerintah diminta untuk mengimbau seluruh pengurus rumah ibadah menutup pintu bagi semua paslon selama masa kampanye Pilkada berlangsung. Hal ini dianggap penting agar tidak menjadi konflik horizontal ditengah masyarakat.

Hal ini seperti diungkapkan Zulkarnain Koordinator Komunitas Mahasiswa Peduli Pilkada (Kompelita).

Menurutnya, selama Pilkada ada begitu banyak kegiatan yang mengundang paslon tentu secara aturan tidak ada yang keliru jika tidak manyampaikan visi-misi dan ajakan memilih mereka.

Akan tetapi, fakta di lapangan ada beragam perbedaan dukungan jamaah di rumah ibadah sehingga bisa menimbulkan ketidaknyamanan untuk jamaah tertentu.

“Kita berharap lah semua rumah ibadah menutup pintu untuk paslon dalam kegiatan apapun, memang secara aturan tidak salah tapi kan kurang etis, ini yang harus dipertimbangkan dan efek konflik horizontal yang harus diwaspadai,” kata Zulkarnain.

Baca Juga  Terinspirasi Ceramah Ustadz Adi Hidayat Wanita Muda Ini Memberanikan Diri Memulai Bisnis Ayam Probiotik

Dia meminta, pemerintah bisa mengeluarkan edaran atau imbauanlah agar semua rumah ibadah masjid, gereja, vihara dan lain sebagainya tidak mengundang paslon dan memberikan panggung untuk mereka karena panggung kampanye sudah disiapkan dalam bentuk daring dan pertemuan tatap muka.

Komentar

News Feed