Batam – Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam terus memasifkan gerakan peduli lingkungan. Kali ini, dengan menggelar sosialisasi bank sampah sekaligus kampanye lingkungan di Pantai Dendang Melayu jembatan 1 Barelang, Sabtu (3/4/2021).
Sosialisasi itu dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dr. Herman Rozie bersama jajaran. Juga diikuti oleh sejumlah RT-RW Kecamatan Sagulung, kelompok Ibu-ibu dan juga menyasar pengunjung atau wisatawan di Dendang Melayu.
“Ini sebagai bentuk kepedulian kita kepada lingkungan dan kesempatan juga saat libur ini masyarakat banyak mengunjungi tempat wisata,” kata Herman.
Kegiatan serupa juga kerap DLH lakukan dalam beberapa kali kesempatan. Sosialisasi gencar dilakukan bukan tanpa tujuan, Herman Rozie berharap setiap rumah tangga di Batam dapat turun tangan menjaga lingkungan, salah satunya dengan memilah sampah di rumah yang bahkan dapat dijual di bank sampah dan mendatangkan nilai ekonomi.
“Apabila sudah terkumpul, petugas DLH akan menjemput, menimbang dan membayar sampah ekonomis tersebut tentunya melalui transfer ke rekening bank sampah ataupun rekening RT/RW setempat. Kalau belum terbentuk bank sampah, bisa menggunakan organisasi RT/RW,” ujarnya.
Lanjut mantan Camat Lubuk Baja ini, selain memberi manfaat ekonomi, gerakan memilah sampah dari rumah juga dapat mengurangi beban sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Pengelolaan sampah ini sesuai dengan Jaktrasda, (kebijakan strategis daerah dalam mengolah sampah) yang ditandatangani oleh Wali Kota Batam H. Muhammad Rudi, 2019 lalu.
“Mudah-mudahan kesadaran masyarakat semakin tinggi dengan adanya sosialisasi ini, kita berharap target 30% sampah yang akan dikirim ke TPA sudah terpilah dari lokasi timbulan sampah pada tahun 2026,” harap dia.











Komentar