oleh

Ketua DPRD Natuna Hadiri HUT Damkar ke 103

Natuna (siberindo.co) – Dengan segala keterbatasan yang dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Natuna telah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto SE saat menjadi Inspektur Upacara dalam rangka peringatan HUT Ke 103 Pemadam Kebakaran dan Penyelamat di Lapangan Laksamana Damkar Natuna, Ranai, Selasa (01/03/2022) pagi.

Pada kesempatan tersebut Sekda Natuna Boy Wijanarko juga mengatakan kedepan Pemeritah Daerah akan terus berupaya bagaimana memperkuat armada pemadam kebakaran, karena perkembangan sarana damkar sangat cepat dan modern. “Sekarang ini alat-alat yang digunakan juga canggih,” ucapnya.

Baca Juga  Kemenag Tinjau Realisasi Dana BOS dan Bukti Serah Terima Tanah Hibah MAN 1 Natuna

Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna, Syawal Saleh, berharap kedepan sarana prasana Damkar semakin mumpini seperti daerah lainnya.

“Sekarang ini daerah kita juga sudah berkembang sudah banyak gedung bertingkat, makanya kita butuh mobil damkar yang ada fasilitas tangga hidroliknya,” terang Syawal

Selain peningkatan sarana dan prasarana, kemampuan personil juga harus ditingkatkan melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan.

Baca Juga  Bupati Natuna Minta ASN Kumpulkan Sekilo Beras Perbulan, ini Tujuannya Mandalapos.co.id, Natuna -- Bupati Natuna Wan Siswandi, melontarkan gagasan agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Natuna mengumpulkan satu kilo beras setiap bulannya. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dengan para kepala OPD, Kamis (6/10) di Kantor Bupati Natuna. Diungkapkan Wan Siswandi, gagasan tersebut muncul setelah ia melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat Natuna, di tengah kondisi ekonomi yang sedang merosot. "Saya turun ke kampung-kampung, memang betul-betul sulit masyarakat kita ini. Bagaimana kalau kita sepakat mengumpulkan sekilo beras perorang tiap bulannya, Kira-kira keberatan tidak? " tuturnya. Menurut Wan Siswandi, selain membantu masyarakat yang kesulitan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan berbuah pahala bagi orang yang membantu. "Kita anggap ini infak, sedekah atau apa nanti namanya, kita kumpulkan semua di kantor bupati, nanti setiap awal bulan kita salurkan ke yang membutuhkan," ujarnya. Terkait teknis pengumpulan beras, menurut Wan Siswandi akan diserahkan ke dinas masing-masing. Setelah beras dari dinas terkumpul, selanjutnya diserahkan ke sekretariat daerah untuk kemudian didistribusikan. "Kalau kita bisa lakukan itu kan luar biasa, beras hanya Rp15 ribu, bisa lah itu," ucapnya. Menambahkan, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta beras yang nantinya akan dikumpulkan ini, dibeli dari produk lokal. " Kalau bisa beli berasnya produk beras lokal, biar menghidupkan petani lokal dan ekonomi lokal juga," pintanya. Sementara itu, Asisten III Pemkab Natuna, Tasrif, berharap kedepan selain sumbangan beras, agar pegawai di lingkungan Pemkab Natuna juga bisa berinfak tambahan, yakni uang sebesar dua ribu Rupiah setiap hari Jum'at. Ide Asisten III pun disambut baik pemimpin daerah, Wabup Natuna Rodhial menilai, dengan infak yang dikumpulkan itu nantinya bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, khususnya di tengah situasi mendesak dan membutuhkan pertolongan cepat.

“Untuk personil Mako dengan adanya tenaga PTT dan Harlep sudah cukup kecuali untuk pengembangan pos di kecamatan, personil juga harus ditingkatkan kemampuan individunya melalui pelatitahan,” tambah Syawal.

Pada kesempatan tersebut Sekda Natuna Boy Wijanarko juga mengatakan kedepan Pemeritah Daerah akan terus berupaya bagaimana memperkuat armada pemadam kebakaran, karena perkembangan sarana damkar sangat cepat dan modern. “Sekarang ini alat-alat yang digunakan juga canggih,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna, Syawal Saleh, berharap kedepan sarana prasana Damkar semakin mumpini seperti daerah lainnya.

Baca Juga  Syarfi Hendra Wartawan Natuna Tutup Usia, Amran : Selamat Jalan Kawan!  

“Sekarang ini daerah kita juga sudah berkembang sudah banyak gedung bertingkat, makanya kita butuh mobil damkar yang ada fasilitas tangga hidroliknya,” terang Syawal

Selain peningkatan sarana dan prasarana, kemampuan personil juga harus ditingkatkan melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan.

“Untuk personil Mako dengan adanya tenaga PTT dan Harlep sudah cukup kecuali untuk pengembangan pos di kecamatan, personil juga harus ditingkatkan kemampuan individunya melalui pelatitahan,” tambah Syawal. (Bds)

News Feed